pertama kali gw denger Roxx sekitar tahun 2003an kalo ngga salah, memang jauh sekali ketika masa kejayaan Roxx dan pertama kali saat gw dengar musik mereka. tapi apa daya, gw merupakan seorang angkatan 1991, setahun sebelum Album Hitam dari Roxx rilis dipasaran tanah air. sekitar tahun 2003 kalau gw ngga salah, waktu itu gw masuk jenjang pertama tingkat pendidikan putih biru. tapi syukurnya, kuping gw sudah terbiasa bising sejak kecil. ketika SD disaat teman sebaya gw tergila gila dengan Linkin Park, gw lebih memilih Misfits untuk menjadi band favorit gw, gw sempat dianggap "agak aneh" oleh teman sebangku gw karena gw selalu bilang ke dia kalau lagu Lepper Messiah, Creeping Death, dan Whiplash nya Metallica itu canggih.
kehidupan putih biru gw yang durjana, seringkali gw lewatkan dengan langsung pulang. gw lebih senang untuk menghabiskan waktu senja gw bersama beberapa orang teman rumah gw. tetangga gw dulu, si Alam itu satu angkatan sama gw dan kakaknya si bang Nanda adalah salah satu orang yang harus bertanggung jawab kenapa gw nyemplung didunia musik keras. bang Nanda ini udah gw anggap kayak perpustakaan musik, hampir semua band yang gw suka itu berkat rekomendasi dari dia. dan si Alam ini udah canggih banget selera musiknya untuk ukuran anak SMP. anak kelas 1 SMP, kemana mana bawa discman yang isinya cd Painkiller nya Judas priest, cuma Alam yang pernah gw temuin kayak gitu.
pertama kali gw denger Metallica pun atas jasa rekomendasi dari bang Nanda. dan waktu itu bang Nanda menyodorkan gw satu nama band rock indonesia yang kata dia keren, namanya Roxx. dia bilang ini band yang soundnya lumayan Metallica pada sekitaran 1990an di indonesia. apa salahnya gw denger Album Hitam waktu itu.
kaset side A dari Album Hitam gw putar secara urut dari track nomer 1, Gontai. "wah ini kacau" kalimat pertama yang nempel diotak gw pas gw pertama denger lagu Gontai waktu itu. bang Nanda cuma cengar cengir sialan aja. lanjut ke track track berikutnya, ternyata di lagu 5cm gw baru lumayan merasakan aroma thrash yang cukup nikmat sekali. di Album Hitam ini, track jawara gw selain Rock Bergema adalah 5cm. luar biasa. suara gitar Jaya dan Iwan dibungkus rapih oleh alunan doubl pedal dari almarhum Ary. track Rock Bergema dan 5cm benar benar membuat gw lumayan teradiktifisasi Roxx pada saat itu.
untuk Album Hitam ini, ada semacam panggilan nista yang benar benar lo ngga bisa puas kalau denger lagu Gontai, 5cm, dan Rock Bergema cuma 1x. track track ini akan terulang dengan sendirinya secara otomatis karena tangan dan otak lo cukup sinkron menentukan yang mana yang sekiranya dahsyat dialbum ini. dan itu gw alami sendiri.
kurang puas dengan deretan thrash dari Album Hitam karena hanya mendapatkan passion di 3 lagu tadi dan lagu Society Way, Price setelah hampir 1 bulan Album Hitam ini gw tempel secara terus menerus dikuping. gw bilang ke bang Nanda, apa Roxx punya album lain ? album Nol yang bungkusannya masih sangat manis dan bedanya kali ini tidak boleh gw pinjam ini dia kasih liat ke gw.
kesan pertama gw terhadap cover albumnya bukan merupakan kesan yang membuat gw impressed untuk melihat dalamnya. untuk ukuran cover band rock, gw lumayan menganggap cover album ini kurang rock karena terkesan simple dengan tone warnanya terasa soft sekali. tapi tak apalah, mungkin track didalamnya bisa membenarkan anggap gw saat itu, dont judge a band by they cover album.
karena kaset ini tidak boleh dipinjam, setiap waktu pulang sekolah gw agak selalu mampir dulu kerumah band Nanda untuk sekedar mendalami album ini. lumayan memakan proses untuk menyerap materi album ini. gw suka 1 track, Putri Matahari sekitar 1 minggu hanya untuk 1 lagu. berlanjut juga dengan lagu Muak, Mr. J, dan Again. itu adalah track favorit gw pada album Nol ini.
tapi, pertemuan awal gw dengan Roxx terbilang cukup singkat. gw juga belum sempat khatam semua lagu di kedua album tersebut, bang Nanda dan Alam harus pindah dan ikut ayah mereka dinas yang bekerja di Deplu. dan ditambah lagi, pada tahun tersebut, Roxx baru memiliki 2 album. padahal di 2004 mereka mengeluarkan album Bergema Lagi. tapi tanpa bang Nanda, tidak ada yang membimbing saya dijalan musik Roxx.
singkat sekali memang, 2 album dalam waktu kurang dari 1 tahun gw melahap karya dari Roxx. memang belum semua materi di kedua album tersebut berhasil tercerna oleh telinga gw, tapi gw bisa menyimpulkan mereka salah satu jumawa dikalangan musik keras tanah air. dan bukan nampaknya bukan gw seorang yang bakal bilang kalau lagu Rock Bergema itu lagu ter oke dari Roxx, terdengar bersih sekali. dan pada waktu lagu itu rilis, musik rock sedang digandrungi kaum muda. makin jadilah lagu Rock Bergema sebagai anthem pada masanya.
di tahun 2004 saat Roxx mengeluarkan album Bergema Lagi, gw tidak tahu kalau mereka rilis dan sama sekali gw belum mendengar isi dari album tersebut. apalagi ketika mereka mengeluar album Retake sekitar tahun 2008 gw juga benar benar tidak tahu. gw hanya tahu beberapa tahun setelah 2008 lewat media baca. ya, apapun yang terjadi, bagi gw Roxx tetap salah satu yang paling berenergi untuk ukuran band lokal.











