Tuesday, June 28, 2011

ticket to ride

tiket resmi perjalanan umroh dan haji metalhead
Napalm Death and Iron Maiden show

Thursday, June 16, 2011

B.A.C.K.T.O.S.A.N.I.T.Y

jam menunjukan pukul 22 malam lewat 25 menit untuk wilayah Jakarta. disaat orang lain bersiap menuju ke "makam suri" mereka, gw sempatkan untuk berpikir bagaimana mengembalikan tingkat konsentrasi gw yang sedang menurun, terutama dalam 2 hari terakhir ini. tempurung kepala gw seakan tak berisi karena beberapa hal brengsek sukses menggerogoti otak gw tanpa ampun.

semesta alam juga seakan sedang tidak menaungi hidup gw. tapi gw selalu percaya, media yang paling ampuh dan bisa disangkut pautkan dengan apapun adalah musik. ya musik. apapun jenisnya, musik selalu bisa menyesuaikan dengan pribadi masing masing. dan malam ini sembah sujud gw terlempar hangat untuk Ramones.



beruntunglah kau wahai para bedebah remaja yang hidup pada dekade 1970 sampai awal 1990an. kau masih sempat menyaksikan 4 orang sinting ini memainkan I'm Against It secara live. kau masih sempat merengek untuk minta dibelikan celana blue jeans belel dan jaket kulit hitam yang sedang in pada masanya. dan mungkin diantara kalian ada yang sudah memiliki album Rocket To Russia rilisan awal.

mendengarkan Ramones adalah salah satu penghilang kepenatan yang cukup ampuh menurut gw. dentuman khas punk rock memang tidak bisa berbohong kalau mereka mampu membuat siapapun yang mendengarkan bisa dengan mudah bergoyang. apa yang gw rasakan saat ini, sudah tersangkut mulus dalam setlist Ramones.

(Leave Home back cover)

Gimme Gimme Shock Treatment menjadi soundtrack gw dalam beberapa hari ini. ketika pikiran sedang bobrok, ada beberapa orang teman yang luar biasa menjadi sandaran kita. karena semua hal tidak semudah seperti apa yang dinyanyikan di Oh Oh I Love Her So, maka gw akan mengikuti Now I Wanna Be A Good Boy setelah berhasil dengan Glad To See You Go.

kegilaan mereka merupakan Psycho Therapy bagi gw. untuk album Leave Home saja gw berhasil membuat setlist kecil yang berhubungan dengan hidup gw dalam beberapa hari terakhir ini. masih terlalu banyak materi cadas dari Ramones yang tidak akan cukup muat jika diurai satu persatu. terbayangkan bagaimana kualitas band yang satu ini ? canggih merupakan kata yang gw anggap paling tepat untuk Ramones.


Monday, June 13, 2011

GRINDING INDONESIA

band grindcore asal Birmingham (UK) akan menyambangi Indonesia untuk kali ketiga pada 28 Juni 2011 nanti. Napalm Death. mereka adalah satu dari beberapa band luar yang gw anggap "doyan" untuk main di negara kecil tercinta kita ini. karena sebelumnya di tahun 2005 & 2007, Napalm Death sudah pernah menggilas para penggemarnya di Indonesia.


untuk gw pribadi, kalau memang nanti tidak ada halangan gw akan merapat ke bulungan outdoor pada 28 Juni nanti. akan jadi pertemuan gw dengan Napalm Death yang kedua. setelah pertama kali gw sempatkan untuk menyaksikan aksi mereka di Senayan waku itu. walaupun terhitung baru gw mencoba mendengarkan grindcore, beberapa teman gw yang sudah lebih lama turun ke dunia bising, Napalm Death adalah salah satu band yang cukup oke. 2007 juga merupakan tahun awal gw mendengarkan Napalm Death.

di Senayan waktu itu, gw belum berani untuk terbang ke  moshpit. gw hanya menyaksikan aksi Barney Greenway, Shane Embury, Mitch Harris, Danny Herrera dari jauh. mohspit kala itu terlihat luar biasa sekali. berenergi dan panas. ditambah suasana indoor, makin komplitlah bagi para pecinta aliran cepat ini. teman dekat gw bilang, kalau konser Napalm Death 2007 di Senayan jauh lebih mengasyikan dibanding konser pertama mereka tahun 2005 di Ancol.


sampai sekarang pun sesekali gw masih membuka materi materi dari Napalm Death. beberapa album dari Napalm Death masih ada yang belum gw jamah. Scum, Inside the Torn Apart, From Enslaved to Obliteration, Order of the Leech, Diatribes adalah album Napalm Death yang gw favoritkan. sisanya masih dicoba untuk mampu ditenggak mulus oleh telinga gw.

salah satu faktor yang membuat gw lebih tertarik untuk Napalm Death adalah faktor Barney Greenway. setelah gw baca dibeberapa artikel luar, beliau adalah salah satu fans dari Septic Death. dan Septic Death merupakan salah satu band hardcore punk favorit gw, terlebih pada artwork mereka. artwork mereka adalah salah satu yang menarik buat gw diantara band band sejenis. salut untuk A Nightmare Takes a Nap.

gw sudah bisa membayangkan betapa hebatnya konser Napalm Death di Bulungan Outdoor nanti. karena dari beberapa kali gw datang melihat show disana, atmosfer yang dibangun oleh para metalhead cukup menarik. sound yang dihasilkan juga seseuai ekspektasi, biarpun gw bukan penggila sound mutakhir, tapi gw bisa bilang kalau Bulungan Outdoor adalah pilihan tepat.

mulai sekarang gw sudah mulai menghitung mundur untuk konser Napalm Death kali ini. minat gw cukup besar, karena diperjumpaan gw dengan Napalm Death yang pertama kali, gw masih bisa terhitung bocah. dan   baru mengenal grindcore. mudah mudahan konser Napalm Death kali ini bisa membuat gw lebih mendalami grindcore. tak sabar demi nomer singkat nan buas.