Sunday, April 24, 2011

Euphoria

di usia gw yang seharusnya sudah memikirkan tentang masa depan, gw masih tetap berleha dan santai. ketika orang sekitar gw sudah mulai mengkaji apa yang kira kira akan mereka ambil untuk bahan skripsi, gw masih terpaku memikirkan bagaimana mengumpulkan uang sebesar 1,5 juta rupiah untuk menyaksikan konser The Big 4 di kelas festival A pada 2012 nanti.

semua gw biarkan mengalir begitu saja, gw bukan tipe orang yang memikirkan semua hal secara mendasar, dengan perhitungan yang matang, dan membayangkan hasil yang kira kira akan berakhir manis. gw lebih senang menjalani semua kegiatan dengan sifat spontan. karena menurut pengalaman gw pribadi, ketika gw membuat suatu perencanaan yang gw anggap sudah sangat matang, ternyata hasilnya tidak semenarik apa yang gw bayangkan, itu rasanya kacau. mulai dari muak sampai susah buang air bercampur menjadi satu.

dan ketika gw tidak membuat bagan yang baik atau menjalani hari usang gw dengan biasa saja, dan ternyata gw mendapatkan hasil yang gw anggap lebih dari cukup, itu baru gw namakan dengan euphoria. sampai saat ini dan nampaknya akan terus gw pertahankan prinsip spontanitas ini. mulai dari menuntuk ilmu, mencari pekerjaan sampingan, mengejar pendamping hidup, sampai santapan untuk kuping gw tercinta.

karena blog gw ini gw dedikasikan untuk bidang yang lumayan gw cintai dan segani yaitu musik, gw tidak akan memaparkan pengalaman hidup gw yang tersangkut pauti oleh prinsip spontanitas tapi gw akan bercerita sedikit tentang bagaimana rasanya mendapat euphoria di kuping disaat lo merasa sendiri dan ternyata hasilnya lumayan terkenang hingga sekarang. hampir mirip orgasme rasanya ketika spontanitas itu membawa lo ke jenjang "tergila gila"

periode tahun 2002 Jakarta dilanda demam Linkin Park, hampir semua anak muda menggilai Mike Shinoda cs. apalagi ketika mereka menggelar konser di ancol waktu itu, teman sekeliling gw membicarakan Linkin Park. semua hal berbau Linkin Park mereka lahap habis. ditambah selesai konser, salah satu teman gw mendapat stik drum dari Rob Bourdon. semakin tidak nyambung obrolan gw dengan mereka karena gw bukan pendengar Linkin Park dan gw tidak ada niatan untuk menonton konser mereka saat itu.

ketika Linkin Park terasa sangat bersebrangan dengan telinga dan hasrat gw (no offense), napster merupakan jalan keluarnya. gw menyembah napster (waktu itu masih gratis kalo ngga salah download di napster) karena berkat web ini, gw diperkenalkan oleh salah satu grup garage yang menurut gw canggih sekali. band ini berasal dari New Zealand, The Datsuns. yang baru saja merilis album perdana mereka saat itu.


mendengar track sinting macam Harmonic Generator, Motherfucker From Hell, Freeze Sucker, In Love, Sittin Pretty dan masih banyak track lainnya merupakan euphoria tersendiri untuk gw ketika itu. disaat lingkungan gw terjangkit LinkinFever, gw seperti kehilang bahan obrolan. ternyata jodoh gw adalah suara distorsi kotor yang satu ini. dan gw benar benar menikmati euphoria perkenalan gw dengan The Datsuns, bahkan sampai sekarang. and I'm not Lying From You  ; )
  

Saturday, April 16, 2011

Pembiasan Dengan Karaoke Massal



seandainya Corrosion Of Conformity show di Jakarta sekarang dan membawakan lagu Vote With A Bullet dengan keadaan Indonesia seperti ini pasti bakal terjadi pembiasan yang sangat seru.coba perhatikan lirik mereka dilagu ini dan hubungkan sedikit dengan keadaan negara kita sekarang :)


headbanging bersama dan karaoke massal yang akan terjadi seakan menjadi mediasi kepuasan kita untuk melakukan presentasi berdistorsi mengenai keadaan saat ini yang tidak akan pernah sampai ditelinga kaum elite. ya setidaknya, apabila moment baik seperti ini terjadi, naluri liar yang terpasung bisa lepas dengan energi kepuasan batin bercampur dengan keringat dan senyuman kecil.

Friday, April 15, 2011

Midday Sun

tepat dimana gw menulis saat ini, secara drastis awan sangat kurang bersahabat hari ini. dan rutinitas yang selalu (lebih tepatnya mau apa lagi), dalam keseharian selalu gw sempatkan dengan mendengarkan lagu lagu dari para pionir pencipta bebunyian handal masa lampau.

hari yang gw anggap sebagai kemandulan kreatifitas ini gw mulai dengan tertatih sekitar pukul 13.00 kurang lebih. setelah sebelumnya gw melelapkan mata pada jam 07.00 pagi karena harus menjemput salah seorang teman yang berkunjung ke jatinangor dari jogja. salah satu hal paling buruk menurut gw adalah disaat matahari sudah naik, tapi kelopak matamu masih terbuka dan belum sempat diistirahatkan. sucks.

tidak ada kuliah, bukan berarti bisa bermalasan dengan puas pada siang ini. tugas tugas jahanam masih menanti, dan parahnya lagi, ada beberapa tugas yang gw tidak tahu harus dimulai darimana. hawa diluar pun sangat terik siang ini makin membuat jari gw gontai untuk memulai tugas tersebut, bahkan hanya untuk menanyakan kepada yang lain perihalnya. biarkan saja terlewat, karena gw percaya kemampuan manusia bisa berlipat sangat ganda disaat terdesak, maka itu gw putuskan untuk gw mulai mengerjakan di hari H-1 sebelum pengumpulan.

siang panas nan gersang, gw tidak mau mengeluh "kenapa hari ini panas sekali ?" karena tidak akan mengurangi derajat pada siang itu. dan nurani gw memutuskan, lebih baik gw bakar saja hari ini sekalian. dan sesegera mungkin gw lakukan apa yang akan menjadikan panas hari ini menjadi lebih seru. album Alive dari KISS gw pikir merupakan hal lumrah saat itu.



intro gila pada awalan Deuce lumayan menarik perhatian imajinasi gw. sangat gw nikmati. sedikit ber sing a long di bagian "baby, if you're feeling good, baby, and baby if you feeling nice, you know your man is workin hard, he's worth a deuce" sinar matahari yang menyalak seakan sedikit reda karena lirik bagian ini cukup segar menurut gw.

lanjut lagi ke nomer 4 di album ini, ada lagu Hotter Than Hell. lagu ini benar benar cukup membuat gw menikmati kegerahan hari tadi siang. liriknya yang lumayan bikin gw senyum waktu pertama kali mendengar lagu ini. wanita itu "panas" melebihi panasnya neraka. kok bisa ya KISS bikin lirik seperti ini ? apalagi ada bagian " hot, hot, hotter than hell, you know she's gonna leave you well done. hot, hot, hotter than hell, she'll burn you like the midday sun" sangatlah pas dengan hari ini yang ditambah dengan prosa imajinasi gw yang sudah terbang kesana kemari.

lagu C'Mon and Love Me di track nomer 7 adalah lagu impian gw. sepenangkapan gw tentang lagu ini, adalah bagaimana si rocker yang dihinggapi seorang penari. dan sepertinya, si penari ini merupakan salah satu wanita dengan tipe yang disukai rocker ini. dan proses yang terjadi juga cukup instant nampaknya. ketemu, rangkul pinggulnya, ngobrol sedikit, setelah basa basi tersebut berhasil, diakhiri dengan ngewe. enak ? banget. rocker itu mempunyai 3 lisensi terbaik di dunia menurut gw. 1. lisensi mengambil perhatian publik, 2. lisensi mengkonsumsi zak adiktif dan psikotropika, 3. lisensi berbuat bebas sesuai dengan yang mereka suka.

nomor selanjutnya adalah salah satu lagu cinta yang berbahaya. tapi KISS selalu berhasil membuat lagu cinta yang tidak bertele tele. lagu Parasite cukup singkap. dan favorite gw adalah ketika masuk bagian "parasite lady, parasite eyes, parasite lady, no need to cry" luar biasa menghentak. mungkin karena lirik keseluruhannya gw suka, maka gw merasakan eargasm dilagu ini. Parasite berada di track 8 album ini.

dan siang ini gw tutup dengan irama sempurna Baby Let Me Go Rock And Roll. biarkan gw pergi untuk suatu pertunjukan nanti malam. entah dimana dan oleh siapa pertunjukan tersebut. kenapa siang ini dan atas album Alive ini tidak gw akhiri klimaks dengan lagu Rock And Roll All Nite ? karena gw tahu, bagaimana cara memasang lagu Rock And Roll All Nite disaat dan waktu yang tepat. dan malamnya gw akan berpesta seperti biasa didalam sudut terujung otak gw.