agak persetan sih sebetulnya dengan pemilihan venue ini, toh yang penting Destruction bakalan tetap muncul didepan kelopak mata gw. sore hari, mendung, agak mirip Norwegia memang iklim Jakarta akhir-akhir ini, gw berangkat menuju venue untuk menemui salah satu panitia mengambil id pers. ini menjadi konser band luar pertama yang gw liput. sangat excited. apalagi dulu ketika Kreator dan Sodom datang ke Jakarta gw ngga sempat hadir (dan gw bukan lah pendengar Sodom yang intens).
salah satu faktor yang membuat gw sangat ingin sekali ke konser ini adalah Destruction akan membawakan salah satu lagu dari 10 kitab suci punk rock menurut gw, FUCK THE USA dari The Exploited. pasti favorit.
setelah bertemu dengan beberapa teman, terutama si Letoy, teman gw semenjak SMA, sesepuh metalhead di forum Kaskus, dan 2 orang anak Kaskus lain bergabung, tak lupa juga Nindra sang fotographer, gw menunggu didepan venue konser sekitar pukul 19.30 malam. dijadwal Destruction akan main jam 20.00 malam.
ternyata (ya faham lah ini Indonesia) acara nya ngaret. gw pribadi cukup mengerti, mungkin agak telat sekitar setengah jam pikir gw. sebungkus rokok pun tidak cukup untuk menghantar kita menunggu sang maha dahsyat, Destruction.
menunggu Destruction di depan venue
bosan memang, tapi apa mau dikata. selain bertugas untuk meliput, kami berlima memang ingin menyaksikan Destruction. akhirnya, ketika jam menunjukan pukul 23.00 malam, venue akhirnya dibuka. simpang siur kabar menyatakan bahwa Destruction baru tiba di Jakarta malam ini. canggih!!!
masuk kedalam venue, tempatnya cukup sempit dan tidak terlalu banyak yang datang. lagi lagi peduli setan. didalam venue pun kita masih harus menunggu sekitar 15-30 menit, lupa gw. beberapa teman pun sudah riuh meneriakkan "Destruction...Destruction...Destruction...Destruction!!!" bahkan ada seorang mabuk yang sangat tidak sabar. terdegar dari kata kata yang terlontar dari mulutnya, sudah jelas alkohol terkandung sekitar 70% dibadan dia.
Destruction pun akhirnya muncul. tanpa pikir panjang Curse The God langsung mereka suguhkan. tanpa aba aba satu komando, moshpit pun sudah mulai terbangun. basa basi dari Destruction pun tidak terdengar diawal konser, Mad Butcher dan Armageddonizer langsung mereka lahap habis. sebegitu terburu buru nya kah mereka ? itu yang pertnyaan pertama ada di otak gw.
Destruction disambut hangat
kinerja soundman yang sangat buruk pun menjadi salah satu titik lemah show malam itu. Marchel Schmier beberapa kali mengingatkan bahwa terjadi feedback dimana mana. saking kesalnya dengan kendala suara, Schimer melempar 2 stand mic kearah penonton agar beliau bisa mendengar para penonton untuk ikut bernyanyi.
Hate Is My Fuel, Eternal Ban mengiringi kebengisan Schmier disisi vokal. nah, disini puncak kebrengsekan konser nya. ada seorang pencopet. gw tidak ambil pusing dengan kejadian ini. si sisi kanan dekat pintu masuk pun riuh. Schimer juga masa bodo' dengan kejadian ini, hanya mengingatkan agar pihak keamanan membawa penonton itu untuk keluar venue.
Letoy berpose
Life Without Sense yang dilanjut dengan Devolution tak disangka menjadi lagu terakhir malam itu. lampu venue menyala, semua berteriak kesal, Destruction pun gondok. ketika salah saorang panitia menjelaskan bahwa ternyata sewa gedung hanya sampai 24.00 tengah malam, suasana agak sedikit tak terkendali.
band Jerman, menempuh perjalanan jauh, dan hanya bermain kurang dari setengah setlist mereka. ah, gila. lagi lagi nama Indonesia tercoreng. mungkin sebengis apapun Destuction diatas panggung, mereka tetap menjadi idola yang rendah hati. Destruction mempersilahkan kami, para fans, untuk sekedar menandatangani merchandise dan berfoto bersama. kontan para penonton langsung merangsek naik keatas panggung.
ada yang dapat foto dan ada juga yang dilegalisir. Destruction yang menjadi headline di Wacken Open Air 2007 dan 2011 harus bermain di klub sempit nan hipster serta diperlakukan tidak sewajar nya oleh panitia keparat malam itu. semua kecewa. keluar dari venue dengan perasaan belum puas. dan, gw pun sukses untuk gagal menyaksikan mereka membawakan hits macam The Butcher Strikes Back, Thrash Till Death, Bestival Invasion, Metal Discharge, Tormentor, Nailed To The Cross, sampai Fuck The USA milik The Exploited. how kewl is that ?
Marcel Schmier didepan muka gw




broo ! itu muke gw broo ! i love you full bro ! hammersonic kita gas lagi bareng nanti \m/
ReplyDelete